Agar Penyakit Ayan Tak Muncul Kembali, Ini Caranya!

Sobat Mitoha – Penyakit ayan atau biasa disebut dengan ayan merupakan kondisi yang bisa menyebakan seseorang tiba-tiba mengalami kondisi kejang dengan berulang. Kerusakan yang ada di dalam otaknya merupakan salah satu penyebab utama dari beberapa kasus kecil penderita epilepsi. Hanya saja sebagian kasus, bahkan cukup besar kasus belum bisa diketahui mengapa epilepsi bisa terjadi.

Pada otak manusia terdapat sebuah neuron atau sel syaraf, ini merupakan anggota atau bagian dari sistem syraf dalam tubuh. Setiap sel syaraf akan melakukan komunikasi melalui sinyal listrik yang diberikan otak. Pada penderita epilepsi, kondisi kejangnya diakibatkan karena sinyal listrik tersebut tidak dihasilkan dengan baik. Sehingga akibatnya timbul gerakan tumbuh secara tiba-tiba yang tidak bisa dikendalikan.

Kejang memang merupakan gejala paling utama bagi penderita epilepsi, namun belum tentu juga orang yang sedang mengalami kejang terkena epilepsi. Pada dunia medis, seseorang bisa dikatakan terkena epilepsi setalah medapatakan kejang yang terus saja berulang lebih dari 1 kali. Untuk tingkat keparahaanya, bagi penderita akan berbeda. Ada yang harnya mendapatkan kejang dalam hitungan detik atau ada juga yang lebih lama dalam hitungan menit. Ada yang mendapatkan kejang pada seluruh tubuhnya, atau ada juga yang hanya pada tangan saja.

Kondisi epilepsi ini bisa mulai didapatkan oleh seseorang pada usia berapa saja, namun pada umumnya didapatkan mereka pada masih anak-anak. Berdasarkan penyebab, penyakit ini dibedakan menjadi epilepsi idiopatik dan epilepsi simptomatik

Epilepsi idiopatik atau biasa disebut juga dengan epilespi primer adalah jenis epilepsi yang penyebabnya bahkan tidak diketahi. Banyak ahli yang memberikan dugaan bahwa kondisi ini merupakan akibat dari faktor genetiknya atau fakor keturunan. Sedang pada epilepsi simptomatik atau biasa disebut dengan epilepsi sekunder, adalah jenis epilepsi dengan penyebab yang dapat diketahui. Beberapa fakto seperti trauma pada kepala atau penyakit tertentu yang menyerang bagian otak sehingga bisa mengakibatkan adanya serangan epilepsi sekunder.

Perlu diketahui bahwa epilepsi juga dapat mengakibatkan adanya kematian yang mendadak. Epilepsi sebenarnya tidak bisa di sembuhkan secara total, namun ada beberapa cara pengobatan yang bisa dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kejang

Cara Mengobati Ayan 

Berikut adalah beberapa cara mengobati penyakit epilepsi :

  1. Mengatur Asupan Makanan
    Bagi penderita epilepsi, untuk membantunya agar tidak sering kambuh adalah dengan mengatur asupan makanan pada tubuhnya. Beberapa makanan yang dilarang untuk dikonsumsi penderi epilepsi seperti: Biji-bijian, kacang-kacangan, kuning terul, jeroan, kaki sapi, lemak, udang dan makanan yang mengandung banyak sekali karbonhidrat.
  1. Mengkonsumsi Obat
    Pada umumnya kasus epilepsi dapat ditangani dengan mengkonsumsi 1 resep obat dari dokter. Namun untuk sebagian orang, ada juga yang memerlukan lebih dari 2 jenis obat yang harus ia konsumsi. Sepanjang keadaan kejang masih terus terjadi, konsumsi obat harus dilakukan secara rurin, jika tidak kemungkinan akan sering kambuh. Untuk jenis obat apa yang harus dikonsumsi, ada baiknya Anda berkonsultasi pada dokter. Karena penangan dokter akan lebih tepat.
  1. Menggunakan obat alami
    Selain mengkonsumsi obat dari dokter, Anda juga bisa mencoba beberapa pengobatan alternative seperti:

    1. Meminum air kelapa 
      Dengan mengkonsumsi air kelapa, penderita kejang bisa terhindar dari dehidrasi. Sehingga dengan terpenuhi air untuk kebutuhan tubuh sedikit demi sedikit akan mengurangi resiko terserangnya epilepsi.
    2. Mengkonsumsi Garam Epsom
      Garam jenis ini mempunyai kandungan yang bisa mengedendalikan rangsangan listrik yang diberikan otak. Sehingga dengan mengkonsumsi garam ini juga dapat mengurangi kambuhnya kejang disebabkan epilepsi.
    3. Banyak mengkonsumsi jus dan air putih
      Ketika tubuh menderita kekurangan natrium dan juga sodium maka akan mengakibatkan sel-sel yang ada di otak tidak bisa terpenuhi kebutuhan darah dan air. Hal ini menyebabkan terjadinya kejang pada penderita epilepsi sering terjadi. Sehingga meminum air putih dan jus yang banyak bisa mengatasi kekurangan volume air dan darah.
    4. Mengkonsumsi Susu dan Bawang Putih
      Anda juga dianjurkan untuk meminum susu rendah lemah setiap hari. Kandungan kalsium dalam susu merupakan zat yang dinilai sangat penting dan dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga fungsi otot berjalan dengan baik dan juga menjaga konduksi syaraf seta adanya pembekuan darah. Sehinnga bisa mengurangi terjadinya resiko kejang berulang untuk penderita epilepsi. Agar lebih efektif, Anda bisa mencampur susu dengan bawang putih yang dihaluskan.
    5. Mengkonsumsi Beligo
      Beligo merupakan tanaman yang banyak sekali kandungan magnesiumnya. Anda bisa membuat beligo menjadi olahan makanan yang Anda suka sehingga bisa dinikmati saat dikonsusmi, contohnya menjadi jus atau sup bening. Anda bisa mengkonsumsinya rutin 1 kali sehari.
    6. Mengkonsumsi Omega 3
      Omega 3 memiliki kandungan asam lemak dan zat penting yang sangat dibutuhkan oleh penderita epilepsi. Manfaatnya untuk menurunkan kadar kolesterol dan juga melancarkan adanya peredaran darah menuju otak, sehingga bisa memaksimalkan sistem kerja otak. Dengan begitu akan meminimalisir adanya kambuh akibat epilepsi.
  1. Dilakukan Vaksinasi
    Bagi penderita epilepsi, untuk menyembuhkan atau mencegahnya juga bisa dengan melakukan vaksinasi yang benar. Untuk melakukan vaksinasi, Anda bisa berkonsultasi pada dokter bagaimana sebaiknya dan kapan waktu yang tepat untuk dilakukan vaksinasi. Hal ini tidak bisa dipastikan bisa menyembuhkan sepenuhnya, namun bisa mengurangi sedikit demi sedikit kemungkinan kambuh.

Semoga artikel di atas bermanfaat buat sobat mitoha semua, mimin ingatkan agar sobat selalu sedia Mitoha Golden Gamat Emas untuk membantu meningkatkan Stamina dan daya tahan tubuh sobat, Salam Sehat!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*