Apakah Gondok dan Gondongan itu Sama?

Ketika leher atau rahang bawah membengkak, Anda sering mendengar istilah gondok dan gondong. Tetapi apakah kedua istilah ini sama dan berlaku untuk semua tas di leher? Banyak yang salah bahwa semua jenis pembengkakan atau gumpalan di daerah leher Gondokan atau Bof disebut. Kedua istilah itu terdengar serupa, tetapi kenyataannya sangat berbeda.

Gondong (Tiroid)

Gondong adalah penyakit tiroid, sedangkan gondongan adalah penyakit menular
Sederhananya, gondok dan gondong adalah dua penyakit yang menembus jaringan dan kelenjar yang berbeda.

Gondok atau Struma disebabkan oleh kelainan pada kelenjar tiroid. Di dalam tubuh, kelenjar tiroid bertanggung jawab untuk mengatur sistem metabolisme dan pengaturan hormon. Kelainan mungkin hipotiroid (penurunan aktivitas tiroid) atau hipertiroidisme (peningkatan atau aktivitas tiroid yang terlalu aktif).

Sementara gondong-gondok membengkak dari kelenjar ludah, yaitu kelenjar parotid, sebagai akibat dari infeksi virus. Gondong juga disebut gondong.

Bagaimana Sobat Mitoha membedakan gondok dan gondong?

Gondong dan gondong keduanya menyebabkan pembengkakan tubuh di wilayah serviks. Namun, ada beberapa perbedaan dalam gejala lain yang harus Sobat waspadai.

Pada gondok, pembengkakan leher biasanya tidak terasa sakit. Gejala lain juga tergantung pada penyakit tiroid yang menjadi penyebabnya. Apakah itu Hypothyroid atau Hyperthyroid.

Gejala-gejala berikut dapat terjadi di bawah hipotiroidisme:

  • Lemas
  • Kenaikan berat badan dengan nafsu makan berkurang
  • Tidak tahan dingin
  • Kulit kering dan rambut rontok
  • Perasaan kantuk terus-menerus
  • Konstipasi (buang air besar yang parah)
  • Emosi tidak stabil dan sering dilupakan
  • Fungsi melihat dan mendengar menurun

Pada kondisi hipertiroid, gejalanya berbeda dengan hipotiroidisme, yaitu:

  • Penurunan berat badan
  • Aku tidak tahan dengan panasnya
  • Perasaan takut
  • Saya sering bergairah
  • Tremor (getaran yang tidak diinginkan dari anggota badan, biasanya paling terlihat di tangan)
    hiperaktif

Pada gondok, untuk mengetahui apakah ada hipotiroidisme atau hipertiroidisme, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memeriksa kadar hormon tiroid. Gondok membutuhkan perawatan medis, dari obat sampai pembedahan. Gondong tidak bisa menghilang dengan sendirinya.

Pada gondok, kantung di leher biasanya terasa nyeri dan panas yang terlihat sebagai akibat dari proses peradangan. Gejala lainnya adalah:

  • Demam
  • Lemas
  • sakit kepala
  • Sakit di telinga, yang semakin parah saat mengunyah atau berbicara
  • Pembengkakan di kisaran sudut rahang

Pada gondongan, gejala biasanya hilang sepenuhnya dan mereka pulih dalam waktu seminggu. Perawatan medis masih diperlukan, tetapi hanya untuk meredakan gejala. Ini karena infeksi virus biasanya sembuh dalam lima hingga tujuh hari.

Apakah semua pembengkakan atau nodul di daerah leher karena gondong atau gondongan?

Tentu saja tidak. Gondong dan gondok hanyalah dua penyakit paling umum yang diketahui publik. Banyak kondisi lain yang dapat menyebabkan bengkak atau nodul di leher adalah pembengkakan kelenjar getah bening, kista, tumor atau abses (pusoplastik).

Segera hubungi dokter untuk diagnosis definitif. Dokter Sobat akan membantu Sobat merawat kondisi dengan perawatan khusus dan bantuan mandiri. Semakin cepat penyakit ini diketahui, semakin besar peluang untuk sembuh. Sedia selalu Mitoha Golden Gamat Jelly Gamat Emas untuk membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh sobat, salam sehat!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*