Menu Buka Puasa untuk Penderita Maag, Puasa Tetap Lancar!

Menu Buka Puasa untuk Penderita Maag, Puasa Tetap Lancar! – Berpuasa mungkin tampak berat bagi penderita maag yang disarankan untuk tidak melewatkan waktu makan. Tetapi, dengan pilihan menu sajian yang tepat, termasuk saat berbuka, kamu tetap bisa kok bugar selama berpuasa.

Saat sakit maag kambuh, penderita dapat mengalami perih dan nyeri di area lambung, juga sensasi terbakar di ulu hati. Selain itu, sensasi kembung, begah, dan sendawa juga mungkin terjadi.

Gejala ini umumnya berkaitan erat dengan pola dan kebiasaan makan penderita sehingga penting untuk memerhatikan hal tersebut, apalagi saat berpuasa.

Pilihan Menu Buka Puasa Penderita Maag

Sebelum mengetahui saran sajian berbuka puasa yang baik, kenali beberapa kebiasaan makan yang sebaiknya diterapkan oleh penderita maag agar mencegah kondisi ini tidak kambuh.

  • Tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak dalam satu waktu
  • Penderita disarankan untuk makan dalam porsi kecil
  • Makanlah dengan tenang, perlahan, dan mengunyah sajian seluruhnya
  • Tidak mencampur makanan panas dan dingin secara bersamaan
  • Tidak makan buah tepat sebelum atau setelah makan
  • Berhenti makan sebelum mulai merasa kenyang
  • Boleh berbaring paling tidak 3 jam setelah makan

Sedangkan untuk sajiannya sendiri, berikut beberapa jenis makanan yang bisa kamu santap:

  • Biji-bijian utuh yang tinggi kandungan serat seperti oatmeal, roti gandum, dan nasi merah. Sajian ini bisa membantu mencegah gejala maag dengan menyerap asam lambung.
  • Daging rendah lemak seperti daging ayamseafood, dan ikan. Pilihan daging ini lebih mudah dicerna. Cara mengolahnya juga penting diperhatikan. Lebih baik memasak dengan cara direbus, kukus, ataupun panggang.
  • Sayuran. Sajian ini rendah kandungan gula dan lemak, yang dapat memicu asam lambung. Selada, mentimun, ubi jalar, kentang, juga bayam bisa menjadi pilihan.
  • Buah non-sitrus. Kamu bisa memilih buah dengan kandungan asam rendah seperti melon, pir,pisang, juga kurma
  • Lemak sehat seperti kacang-kacangan (walnut, almond) dan minyak zaitun.
  • Sajian dengan kandungan gula alami, seperti madu murni. Gula dapat memberi energi namun santapan dengan tambahan gula buatan (sajian kemasan, minuman manis) justru dapat memicu gejala maag.
  • Sajian probiotik seperti yoghurt secara umum baik untuk pencernaanmu.

Bila kamu ingin mengonsumsi telur, santap bagian putihnya saja. Bagian putih telur rendah kandungan asam dan sumber protein. Bagian kuning sebaiknya tidak dimakan karena tinggi kandungan lemak dan mungkin memicu gejala maag.

Menu buka puasa untuk penderita maag dapat berupa nasi merah, ikan, dan bayam

Dari berbagai saran di atas, beberapa pilihan menu berbuka puasa untuk penderita maag ini bisa kamu coba:

  • Berbukalah perlahan dengan air mineral atau minuman rendah gula lain seperti air kelapa. Kamu bisa sambil mengonsumsi camilan ringan seperti kurma ataupun walnut.
  • Beri jeda sementara sebelum menyantap makan malam.
  • Menu makan malam bisa berupa nasi merah, udang panggang, dan sayur bayam ataupun kentang tumbuk, ayam kukus dan tambahan mentimun. Pastikan porsi sajian sesuai dan duduklah sebentar setelah makan.
  • Setelah pulang sholat tarawih, kamu boleh menyantap camilan ringan lagi seperti pisang atau kacang almond. Hindari mengonsumsi makanan berat. Ingat, kamu perlu jeda sekitar 3 jam sebelum bisa berbaring setelah waktu makan.

Selanjutnya, untuk meminimalkan kemungkinan gejala maag terjadi, kamu bisa berbaring dengan menggunakan bantal sebagai penyangga sehingga bagian atas tubuh lebih tinggi. Posisi ini mencegah asam lambung naik.

Sebaiknya Dihindari Penderita Maag

Beberapa makanan dapat memicu gejala maag sehingga perlu dihindari. Berikut beberapa contohnya:

  • Makanan yang lambat dicerna, termasuk sajian yang digoreng (gorengan, telur dan ayam goreng) dan tinggi kandungan lemak, termasuk saus kemasan dan pizza.
  • Makanan pedas seperti sambal, merica, dan lada.
  • Minuman bersoda ataupun tinggi kandungan kafein seperti kopi
  • Sajian tinggi kandungan alkohol, termasuk arak.
  • Makanan asam seperti jeruk, tomat, cuka, dan acar.
  • Sajian pemicu perut kembung, termasuk bawang (bombay dan putih) dan beberapa sayuran (brokoli, kembang kol),
  • Semua produk susu (susu, yoghurt), terutama bila kamu menderita intoleransi laktosa.

Baca Juga: Obat Maag Saat Berbuka Puasa

Menu buka puasa untuk penderita maag tidaklah sulit untuk diterapkan dan sebagian besar merupakan saran umum pola makan sehat. Contohnya saja seperti mengonsumsi sajian tinggi sajian sehat dan rendah lemak.

Jadi, jangan biarkan puasa terganggu karena maag ya!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*