Diet Antihipertensi: Sayur Dan Buah Penurun Darah Tinggi

sumber: alo sehat

Tekanan darah dalam keadaan hipertensi sebenarnya masih memungkinkan untuk dikelola tanpa perlu mengonsumsi banyak obat-obatan. Gaya hidup baru yang lebih sehat, terutama dalam diet harian Sobat Mitoha, secara alami dapat menyeimbangkan tekanan darah Sobat.

Sobat kali ini kita akan bahas sayur dan buah penurun darah tinggi, tapi sebelum kita bahas, kita ketahui dulu sedikit tentang apa itu darah tinggi?

Pengertian Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) meningkat. Kondisi ini dikenal sebagai “pembunuh diam-diam” karena jarang memiliki gejala yang jelas. Satu-satunya cara mengetahui apakah Anda memiliki hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah.

Jika Anda belum memeriksa dan tidak tahu tekanan darah Anda, mintalah kepada dokter untuk memeriksanya. Semua orang dewasa sebaiknya memeriksa tekanan darah mereka setidaknya setiap lima tahun sekali.

Risiko Mengidap Hipertensi
Penyebab hipertensi belum bisa dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan Anda untuk menderita hipertensi juga akan meningkat.

Berikut ini adalah faktor-faktor pemicu yang diduga dapat memengaruhi peningkatan risiko hipertensi.
– Berusia di atas 65 tahun.
– Mengonsumsi banyak garam.
– Kelebihan berat badan.
– Memiliki keluarga dengan hipertensi.
– Kurang makan buah dan sayuran.
– Jarang berolahraga.
– Minum minuman yang mengandung kafein.
– Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.

Gejala Hipertensi

Banyak orang mengidap hipertensi tanpa menyadarinya, karena penyakit ini cenderung tidak memiliki gejala yang signifikan. Orang dewasa harus memeriksakan tekanan darah setidaknya sekali dalam lima tahun. Namun bagi mereka yang memiliki risiko hipertensi yang tinggi, disarankan untuk menjalani pengukuran tekanan darah tiap tahun.

Periksakan diri ke dokter secepatnya jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut. Hipertensi yang tidak segera diatasi bisa mengarah kepada penyakit serius, seperti stroke dan penyakit jantung.

Penyebab Hipertensi

Penyebab hipertensi belum bisa dipastikan pada lebih dari 90 persen kasus yang ada. Dalam kasus di mana sama sekali tidak ada penyebab atau faktor jelas, hipertensi dikenal sebagai hipertensi primer.
Ada beberapa faktor yang diduga bisa meningkatkan risiko Anda mengalami kondisi ini, yaitu:
– Usia.
– Faktor keturunan.
– Merokok.
– Kelebihan berat badan atau obesitas.
– Kurang olahraga.
– Kadar garam yang tinggi dalam makanan.
– Terlalu banyak mengonsumsi minuman keras.
– Stres.

Pengobatan Hipertensi

Perubahan pada gaya hidup dan konsumsi obat anti-hipertensi bisa menjadi langkah yang efektif untuk menurunkan hipertensi. Tingginya tekanan darah dan risiko pasien untuk mengalami penyakit kardiovaskular (seperti serangan jantung dan stroke) akan menentukan jenis pengobatan yang akan dijalani.

Sobat bisa mengonsumsi Mitoha Golden Gamat Emas untuk membantu menurunkan darah tinggi sobat

Pencegahan Hipertensi

Penerapan pola hidup sehat seperti konsumsi makanan bernutrisi, olahraga teratur, tidak merokok, dan menghindari minuman keras bisa mencegah hipertensi.

Nah, sobat disini klimaksnya, yuk kita bahas buah dan sayuran apa saja yang bisa untuk menurunkan darah tinggi?

Buah dan sayuran adalah bagian penting dari diet jika sobat juga sedang proses diet, dengan kontrol tekanan darah atau bahkan sebagai pendekatan diet untuk menghentikan tekanan darah tinggi (DASH).

Selain buah dan sayur, diet ini juga bisa didukung oleh konsumsi kacang, ikan, unggas, biji-bijian dan susu skim. Contoh gula darah tinggi yang menurunkan buah adalah apel, bit, tomat, pisang, anggur, melon, mangga, jeruk, jeruk mandarin, stroberi dan nanas. Sementara sayuran yang direkomendasikan dengan tekanan darah tinggi adalah wortel, kacang hijau, kacang polong, kentang dan bayam.

Berikut ini contoh penggunaan diet kaya sayuran dan buah pengencer darah atas dasar 2.000 kalori per hari, yang dapat diterapkan pada menu sehari-hari.

Makanan Pokok

Pilihannya bisa bervariasi antara setengah cangkir nasi / pasta, sepotong roti atau 28 gram muesli kering per porsi. Sementara itu, jumlah porsi yang disarankan adalah 7-8 porsi per hari. Perlu dicatat bahwa makanan pokok yang direkomendasikan terbuat dari biji-bijian dan nutrisi.

Sayuran

Variasikan dengan secangkir sayuran hijau mentah atau setengah cangkir sayuran yang dimasak per porsi. Presentasi yang disarankan adalah 4-5 porsi per hari.

Buah

Pilih antara setengah cangkir buah segar atau beku, satu porsi menengah, seperempat cangkir buah kering atau cukup dengan 170 gram jus buah per porsi. Presentasi yang disarankan adalah 4-5 porsi per hari.

Daging merah dan putih

Jika Anda memilih daging merah, Anda memberi prioritas pada yang bebas lemak. Jika Anda lebih suka daging putih, ikan dan unggas adalah dua jenis yang disarankan. Presentasi yang disarankan adalah dua atau lebih sedikit porsi per hari. Setiap porsi terdiri dari sekitar 85 gram daging olahan.

Susu atau produk susu rendah lemak

Secangkir yogurt, 236 ml susu atau 42 gram keju adalah pilihan ideal dan disajikan 2-3 kali sehari.

Kacang dan biji

Pilih apa yang Anda inginkan, tetapi batasi hingga 4-5 porsi per minggu. Satu porsi dapat berisi 1/3 cangkir kacang, 2 sendok makan gandum utuh atau setengah cangkir kacang polong rebus.

Minyak dan lemak

Pilih antara satu sendok teh minyak sayur / margarin atau satu sendok teh mayones rendah lemak dengan 2-3 porsi per hari.

Makanannya manis

Batasi rasa manis untuk tidak melebih-lebihkan. Apa yang direkomendasikan untuk konsumsi adalah jeli atau selai kurang dari lima porsi per minggu.

Pilih sayuran dan buah-buahan dengan warna berbeda untuk mendapatkan beragam nutrisi seimbang. Dianjurkan untuk mengkonsumsi gula darah tinggi menurunkan buah dalam bentuk utuh, karena buah atau sayuran yang diolah menjadi jus mengandung lebih sedikit serat.

Dalam diet ini, orang-orang dengan tekanan darah tinggi juga disarankan untuk makan daging merah, daging yang dikemas, lemak, makanan kaleng dan makanan yang rasanya sangat manis.

Di bawah ini adalah beberapa tips lain untuk menggunakan diet penurun tekanan darah.

  • Olahraga teratur untuk mengurangi lingkar pinggang.
  • Baca label kemasan makanan sehingga Anda dapat meminimalkan penggunaan makanan natrium.
  • Kurangi penggunaan minuman dan minuman berkafein sebanyak mungkin.
  • Berhentilah merokok.
  • Kelola stres dan secara teratur pantau tekanan darah.
  • Buat catatan tentang diri Anda dengan daftar makanan yang telah dikonsumsi dalam satu hari. Ini akan membuat Anda lebih sadar akan kalori dan konten yang dapat meningkatkan tekanan darah Anda.
  • Batasi konsumsi makanan dengan kandungan natrium atau garam yang tinggi
  • Pilih pasta atau roti dari wholewheat dibandingkan dengan tepung putih.

Jika perlu, Anda harus berkonsultasi dengan teknik dan makanan untuk diet ini sebelum Sobat menyadarinya. Salam Sehat!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*