Tips Puasa Buat Penderita Maag

Tips Puasa Buat Penderita Maag – Tahukah Sobat, langsung tidur tepat setelah makan sahur, merokok sesaat setelah berbuka puasa dan mengkonsumsi makanan dengan jumlah yang banyak saat buka puasa semakin mencetus kondisi maag? Simak tips-tips puasa sehat bagi Sobat yang pernah mengalami maag disini.

Pengertian Maag

Maag atau sering disebut sebagai gastritis merupakan suatu proses peradangan atau inflamasi pada dinding yang melapisi lambung.

Sakit maag (indigestion) adalah istilah yang menggambarkan nyeri yang berasal dari lambung, usus halus, atau bahkan kerongkongan akibat sejumlah kondisi. Sebutan lain sakit maag adalah dispepsia.

Sakit maag bisa disebabkan oleh banyak hal, di antaranya akibat luka terbuka yang muncul di lapisan dalam lambung (tukak lambung), infeksi bakteri Helicobacter pylori,efek samping penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), dan stres.

Gejala Sakit Maag

Selain nyeri pada perut bagian atas (area antara pusar dan bawah tulang dada), gejala sakit maag bisa berupa:

  • Rasa panas pada perut bagian atas
  • Cepat merasa kenyang ketika makan dan rasa kenyang berkepanjangan setelah makan
  • Mual
  • Kembung pada perut bagian atas
  • Refluks (kembalinya makanan atau cairan dari lambung ke kerongkongan)
  • Sering bersen­dawa
  • Muntah
  • Nyeri ulu hati atau rasa panas dan nyeri di tengah dada (kadang-kadang terasa sampai punggung dan leher) yang muncul ketika atau setelah makan

Sakit maag yang disertai dengan gejala rasa panas di dalam dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan, adalah kasus sakit maag yang seringkali terjadi.

Bagi penderita sakit maag, gejala biasanya akan menjadi lebih buruk jika dirinya juga mengalami stres. Selain stres, masuknya udara lewat mulut ketika mengonsumsi makanan juga bisa menyebabkan perut semakin kembung dan frekuensi sendawa meningkat

Penyebab Sakit Maag

Berikut ini beberapa kondisi yang bisa menyebabkan sakit maag, di antaranya:

  • Tukak lambung (luka terbuka yang muncul di lapisan dalam lambung)
  • Infeksi bakteri Helicobacter pylori
  • Efek samping penggunaan obat anti-inflamasi nonsteroid (misalnya ibuprofen dan aspirin) dan obat golongan nitrat
  • Masalah psikologi (misalnya cemas dan stres)
  • Penyakit refluks gastroesofagus (pergerakan balik asam lambung menuju kerongkongan)
  • Terlalu banyak makan
  • Obesitas
  • Makan terlalu cepat
  • Mengonsumsi makanan berminyak, berlemak, dan pedas
  • Merokok
  • Terlalu banyak mengonsumsi kafein, soda, atau minuman beralkohol
  • Terlalu banyak mengonsumsi cokelat
  • Konstipasi

Selain kondisi-kondisi di atas, sakit maag juga bisa terjadi akibat komplikasi suatu penyakit. Contoh-contoh penyakit yang bisa menyebabkan sakit maag adalah penyakit batu empedu, radang pankreas (pankreatitis), penyakit iskemia usus (berkurangnya aliran darah di usus), penyumbatan usus, penyakit celiac, penyakit hernia hiatus (bagian lambung menonjol ke dalam diafragma), dan kanker lambung.

Pengobatan Maag

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit maag, di antaranya:

  • Mengurangi atau menghentikan konsumsi zat kafein atau alkohol apabila sakit maag disebabkan oleh kedua zat tersebut.
  • Menghindari makanan-makanan yang bisa memicu sakit maag atau membagi porsi makan ke dalam jadwal makan yang baru (misalnya sebelumnya Anda makan tiga kali sehari, namun masing-masing dalam porsi besar, Anda bisa mengubahnya menjadi empat atau lima kali sehari dengan porsi masing-masing yang lebih sedikit).
  • Tidak membiarkan diri dikuasai oleh rasa cemas dan mengendalikan stres. Apabila Anda tidak mampu melakukannya, minta bantuan psikiater. Teknik relaksasi atau terapi perilaku kognitif merupakan contoh pengobatan yang mungkin disarankan.
  • Menghentikan konsumsi ibuprofen atau aspirin jika sakit maag disebabkan oleh obat-obat tersebut. Selanjutnya, konsultasikan kepada dokter untuk menentukan obat pengganti.

LALU SOLUSINYA APA?

Komplikasi dari maag dapat menyebabkan suatu penyakit luka pada lambung yang disebut sebagai Ulkus Gaster. Ulkus gaster ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara produksi asam lambung dengan mekanisme pertahanan dinding lambung.

Apabila terjadi maag, maka dapat timbul beberapa gejala seperti perasaan tidak enak pada bagian perut sebelah kiri, mual, kembung, muntah, perasaan penuh dan sesak serta terkadang nyeri perut.

Beberapa tindakan dapat menyebabkan peningkatan asam lambung yang berujung pada maag ketika berpuasa, diantaranya seperti langsung tidur tepat setelah sahur, merokok sesaat setelah berbuka puasa atau mengkonsumsi makanan dengan jumlah yang banyak saat buka puasa.

Para individu yang menderita maag diharapkan untuk berbuka puasa dengan jumlah yang sedikit namun sering, seperti mengkonsumsi makanan yang ringan terdahulu saat berbuka puasa.

Saat berbuka atau sahur puasa coba hindari minuman yang mengandung kopi dan soda, serta hindari minuman yang terlalu manis sebab akan memicu rasa haus. Bila maag sudah berat, dapat juga konsumsi obat-obatan golongan antasida, proton pump inhibitor dan H2 antagonis saat sahur dan saat berbuka puasa.

Berikut 4 tips yang dapat dilakukan saat puasa:

  1. Jika Anda memiliki riwayat maag, cobalah untuk menghindari makanan dan minuman berikut ini:
    – Makanan gorengan, serta makanan yang terlalu asam
    – Hindari makanan pedas terutama yang mengandung tomat, sebab tomat mengandung banyak asam
    – Makanan yang terlalu manis (banyak gula)
    – Hindari makanan berlebihan saat berbuka dan sahur serta jangan sampai telat berbuka puasa
    – Hindari kopi, teh dan rokok serta obat-obatan yang dapat melukai dinding lambung.
  2. Berikut beberapa makanan yang dapat direkomendasikan untuk penderita maag, guna membantu menghindari munculnya gejala maag:
    – Makanan yang mengandung karbohidrat saat sahur
    – Beberapa jenis buah-buahan seperti pisang
    – Konsumsi jenis kacang-kacangan seperti almond
    – Saat berbuka puasa mulai dengan makanan porsi kecil
    – Jangan lupa untuk mengkonsumsi obat-obatan yang wajib saat sahur dan berbuka puasa
  3. Bagi Anda yang memiliki riwayat maag dan berniat untuk puasa, maka perhatikan aspek konsumsi cairan berikut ini:
    – Banyak air putih, serta jus-jus yang tidak asam saat berbuka puasa
    – Coba konsumsi susu putih 1 gelas saat sahur, sebab dapat membantu penderita dengan penyakit maag.
    – Untuk meminum susu, dengan catatan hindarilah susu jika Anda memiliki asam lambung.
    – Ingat, hindari kopi, minuman bersoda dan minuman yang dapat memperparah maag Anda.
  4. Terakhir, bila memang muncul keluhan-keluhan yang semakin berat seperti muntah darah, harap segera periksa ke dokter!

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa puasa bagi penderita maag dapat menimbulkan komplikasi yang patut diwaspadai, gejala yang dapat muncul terutama akan terlihat pada waktu siang hari.

Ok sobat, semoga puasa ramadhan tahun ini kita bisa sampai penghujung dan diberi kesehatan, sedia selalu Mitoha Golden Gamat untuk dikonsumsi rutin agar terhindar dari sakit maag. Salam Sehat!

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*